Jumat, 31 Juli 2026

Senam Sehat Bersinergi Kemenpora BEM IWU Vol. II Meriahkan Pagi dengan Olahraga dan Kebersamaan


Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) International Women University (IWU) melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kembali menyelenggarakan Senam Kemenpora BEM IWU Vol. II dengan tema “Senam Sehat Bersinergi”. Kegiatan ini berlangsung meriah dengan melibatkan delegasi dari berbagai unit kemahasiswaan dan organisasi mahasiswa (ormawa) IWU.

Kegiatan diawali dengan registrasi peserta. Pada pukul 08.00 WIB, peserta mulai diarahkan untuk berbaris dan bersiap mengikuti rangkaian acara. Acara kemudian resmi dibuka pada pukul 08.10 WIB dan dipandu oleh MC, Rahmat Mulyadi.

Ketua pelaksana, Zaskya, dalam sambutannya menyampaikan penghormatan kepada pembina BEM, Presiden Mahasiswa, serta jajaran civitas akademika IWU. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar aktivitas olahraga, tetapi juga menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat dan mempererat tali silaturahmi.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Reni, serta Presiden Mahasiswa IWU, Dzikri. Dzikri menyampaikan bahwa kegiatan senam merupakan agenda yang diselenggarakan oleh Kemenpora dan menjadi salah satu aktivitas rutin mahasiswa.

Sementara itu, perwakilan civitas akademika, Ibu Endang, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai sebuah ide yang cerdas di tengah kesibukan mahasiswa. Menurutnya, senam diharapkan tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga menghadirkan makna dan keberkahan bagi seluruh peserta.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemanasan dan senam inti yang dipandu oleh empat instruktur. Suasana semakin meriah ketika peserta mengikuti berbagai gerakan dengan iringan lagu dan musik. MC juga mengajak peserta untuk bersuara dan memperkenalkan asal delegasi masing-masing. Salah satu hal yang menarik perhatian adalah keunikan kostum peserta, termasuk seorang peserta yang mengenakan setelan lengkap Persib Bandung dengan bando Persib.

Setelah senam dan pendinginan yang diiringi lagu Faded, peserta beristirahat pada pukul 08.50 WIB dan menikmati konsumsi bersama di Joglo. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi ice breaking dan permainan yang dipandu oleh Menteri Dalam Negeri. Antusiasme peserta semakin terlihat ketika para suporter memberikan dukungan kepada perwakilan tim yang bertanding.

Permainan pertama dimenangkan oleh perwakilan Stariwu dan Perisai Diri, sedangkan permainan joget kursi dimenangkan oleh perwakilan HIMA AKP. Selain itu, penghargaan tim paling meriah diberikan kepada delegasi IK1 2024.

Acara ditutup dengan pembagian hadiah sebagai bentuk apresiasi kepada para pemenang, dilanjutkan dengan foto bersama seluruh peserta dan panitia sebagai penutup rangkaian Senam Kemenpora BEM IWU Vol. II.

Jumat, 24 Juli 2026

Innovation Premiere 2026: Ajang Kreativitas dan Inovasi Mahasiswa Public Relations dalam Meluncurkan Produk dan Kampanye Iklan

Foto bersama seluruh mahasiswa kelas Public Relation 2024. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

Bandung, 13 Juli 2026 – Program Studi Ilmu Komunikasi International Women University (IWU) sukses menyelenggarakan Innovation Premiere 2026 yang mengusung tema “Launching Iklan dan Produk Inovasi Mahasiswa Management Public Relations.”

Kegiatan yang bertempat di Festival Citylink Bandung ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menampilkan kreativitas, inovasi, serta kemampuan dalam merancang strategi komunikasi pemasaran melalui presentasi produk dan penayangan video iklan.

Acara diawali dengan proses registrasi peserta dan tamu undangan, kemudian dibuka secara resmi oleh Master of Ceremony (MC) melalui salam pembuka, perkenalan tamu undangan, serta penyampaian susunan acara. Seluruh peserta kemudian mengikuti doa bersama sebagai bentuk harapan agar kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi semua pihak yang hadir.

Rangkaian sambutan dimulai oleh Ketua Pelaksana, Isthifa Hasna Ramadhanti, yang menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh tamu undangan, dosen, dan peserta. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Innovation Premiere 2026 menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan dalam menciptakan produk inovatif sekaligus mengasah keterampilan komunikasi, presentasi, dan public speaking di hadapan publik.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ilona Annisa Ristiani, M.I.Kom., selaku dosen pengampu mata kuliah. Beliau mengapresiasi dedikasi dan kerja keras mahasiswa dalam mempersiapkan proyek yang dipresentasikan. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk implementasi pembelajaran, tetapi juga pengalaman berharga dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif, bekerja sama dalam tim, serta menyampaikan gagasan secara profesional.

Selanjutnya, Affan Neskisyah Ramdhan, M.I.Kom., selaku Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan mahasiswa atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau berharap Innovation Premiere dapat menjadi sarana pengembangan kompetensi mahasiswa agar semakin siap menghadapi tantangan di dunia industri kreatif dan komunikasi.

Sambutan sekaligus motivasi penutup disampaikan oleh Dr. Wentri Merdiani, S.E., M.M., selaku Dekan Fakultas Sosial, Ekonomi, dan Bisnis. Dalam sambutannya, beliau mendorong mahasiswa untuk terus berkarya, berinovasi, dan menghasilkan ide-ide kreatif yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Foto bersama antara dekan fakultas FISB dan  para dewan juri. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

Setelah rangkaian sambutan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh dosen, panitia, dan peserta sebagai dokumentasi kegiatan. Suasana acara semakin meriah dengan penampilan hiburan dari Star IWU yang berhasil membangkitkan semangat peserta sebelum memasuki sesi utama.

Beragam Inovasi Produk dan Layanan Mahasiswa

Memasuki acara inti, masing-masing kelompok mahasiswa mempresentasikan produk dan layanan inovatif yang telah mereka kembangkan.

Kelompok PT WingsFood memperkenalkan inovasi Mie Sedaap Goreng Rasa Sate Bandeng, produk yang mengangkat cita rasa khas Banten dengan konsep kemasan ramah lingkungan berbahan dasar kertas yang lebih mudah didaur ulang. Inovasi ini diharapkan mampu mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sekaligus memberikan nilai tambah pada produk.

Pemaparan iklan dan inovasi produk oleh para delegasi dari kelompok PT. Wings. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

Selanjutnya, kelompok PT GarudaFood menghadirkan inovasi Clevo Reborn dengan varian rasa baru, seperti Popcorn Caramel dan Peach, yang dirancang untuk mengikuti tren pasar dan menarik minat konsumen dari berbagai kalangan.

Kelompok PT KAI mempresentasikan inovasi layanan Gerbong Peduli Ibu Hamil dan Anak, sebuah konsep gerbong khusus yang diperuntukkan bagi ibu hamil, bayi, balita, dan anak-anak. Fasilitas yang ditawarkan meliputi area penyimpanan stroller, ruang ganti popok, lingkungan bebas asap rokok, serta area yang lebih nyaman bagi keluarga.

Inovasi berikutnya datang dari kelompok PT GOJEK melalui layanan GoRide Kids, layanan transportasi yang dikhususkan bagi anak-anak usia sekolah. Layanan ini dilengkapi dengan kursi khusus anak, fitur pelacakan perjalanan (tracking), serta berbagai fitur keamanan lainnya yang memberikan rasa aman bagi orang tua maupun anak.

Momen ketika dewan juri memberikan pertanyaan kepada para delegasi perusahaan. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

Kelompok PT Hebe Beauty Style memperkenalkan La Vojoy Lumpeel Body Lotion Peel-Off, sebuah produk body lotion dengan konsep unik yang dapat dikelupas setelah digunakan, sehingga memberikan pengalaman baru dalam perawatan kulit.

Sementara itu, kelompok PT ParagonCorp menghadirkan inovasi Wardah Sari Rujak, produk lip serum atau lip gloss dengan inspirasi cita rasa rujak yang menghadirkan sensasi manis dan pedas sebagai daya tarik utama produk.

Kelompok PT Suntone Wisdom memperkenalkan Glad2Glow Mini Travel Pack, produk perawatan kulit dalam kemasan mini yang praktis dibawa saat bepergian. Produk ini hadir dalam dua pilihan desain kemasan, yaitu warna merah muda dan hitam, yang disesuaikan dengan preferensi konsumen.

Tidak kalah menarik, kelompok PT Sido Muncul memperkenalkan inovasi minuman herbal modern, seperti Beras Kencur dan berbagai varian herbal lainnya dengan tampilan yang lebih modern dan menarik agar dapat diterima oleh generasi muda.

Sebagai penutup sesi presentasi, kelompok PT Unilever menghadirkan inovasi Rexona Underarm Recovery Care, produk deodoran yang tidak hanya memberikan perlindungan terhadap bau badan, tetapi juga membantu merawat dan memulihkan kesehatan kulit area ketiak.

Setiap kelompok kemudian menampilkan video iklan hasil produksi mereka sebagai bentuk implementasi strategi komunikasi pemasaran dan kampanye periklanan yang telah dipelajari selama perkuliahan.

Suasana hangat, fokus sekaligus ceria yang dipancarkan para audiens. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

PR Innovation Awards 2026

Setelah seluruh presentasi selesai, dewan juri melakukan penilaian berdasarkan beberapa aspek, antara lain inovasi produk, kreativitas, kualitas presentasi, strategi komunikasi pemasaran, serta kualitas video iklan yang ditampilkan.

Suasana semakin meriah saat memasuki sesi PR Innovation Awards 2026, di mana para peserta menantikan pengumuman pemenang dari berbagai kategori penghargaan.

Penghargaan Best Poster berhasil diraih oleh kelompok PT GOJEK atas desain poster yang dinilai kreatif, komunikatif, dan mampu menyampaikan pesan secara efektif. Penghargaan ini diserahkan oleh Affan Neskisyah Ramdhan, M.I.Kom.

Penghargaan Best Innovation Product diraih oleh kelompok PT KAI melalui inovasi Gerbong Peduli Ibu Hamil dan Anak, yang dinilai memiliki manfaat sosial yang besar dan berpotensi meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam menggunakan transportasi publik. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Fitri Annisa Rachmah, S.IP., M.I.Kom.

Sementara itu, penghargaan Best Advertising Campaign berhasil diraih oleh kelompok PT Garuda Food melalui kampanye produk Clevo Reborn yang dinilai kreatif, menarik, dan efektif dalam menyampaikan pesan promosi kepada target audiens. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ilona Annisa Ristiani, M.I.Kom.

Sebagai bentuk apresiasi, para pemenang bersama dewan juri melaksanakan sesi foto bersama, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi dokumentasi bersama seluruh dosen, panitia, peserta, tamu undangan, sponsor, media partner, serta pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

Potret tiga kelompok pemenang nominasi. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

Innovation Premiere 2026 pun ditutup dengan penuh antusiasme dan kebanggaan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman dalam menciptakan inovasi produk, tetapi juga mengembangkan kemampuan komunikasi, kreativitas, kerja sama tim, serta keterampilan menyusun strategi pemasaran dan kampanye periklanan yang inovatif sebagai bekal menghadapi dunia profesional di masa depan.

- 
Penulis: Ipit Fitriani | Akuntansi Perpajakan (2025).
Penyunting: Juhariah | Ilmu Komunikasi (2024).

Minggu, 19 Juli 2026

HIMA Informatika IWU Gelar Kuliah Umum “Tech-Driven Entrepreneurship”, Bahas Peluang Bisnis Tanpa Batas Bersama AI

Diskusi interaktif bersama narasumber ternama. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

Bandung, 15 Juli 2025 – Himpunan Mahasiswa Informatika (HIMA IF) International Women University (IWU) sukses menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Tech-Driven Entrepreneurship: Mengeksekusi Peluang Bisnis Tanpa Batas dengan AI.” Kegiatan ini menghadirkan akademisi dan praktisi industri untuk memberikan wawasan mengenai perkembangan Artificial Intelligence (AI) serta peluang pemanfaatannya dalam dunia bisnis dan industri.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai strategi, peluang, dan implementasi AI dalam menghadapi pesatnya perkembangan teknologi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan dunia kerja di masa depan.

Pembukaan acara oleh Master of Ceremony. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

Acara diawali dengan pembukaan oleh Master of Ceremony (MC), dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Mohammad Reiki Azhar Zamzamy, menyanyikan lagu wajib, laporan Ketua Pelaksana Tia Setiawan, serta rangkaian sambutan dari berbagai pihak. 

Sambutan disampaikan oleh perwakilan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung, Kepala Program Studi Informatika Bapak Suwinarno Nadjamuddin, S.Kom., Direktur PT Langgeng Inovasi Teknologi Bapak Archy Renaldy Pratama Nugraha, S.Kom., M.T., dan secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Ibu Dr. Hj. Erianti Siska Purnamasari, S.Si., M.Si. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto ber

Sambutan dari perwakilan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

Sambutan ketua Program Studi Informatika. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

Dalam sambutannya, perwakilan BBPVP Bandung menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan industri guna memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti program pelatihan dan sertifikasi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kompetensi yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Momen ketika Direktur PT Langgeng Inovasi Teknologi memberikan sambutan hangat sekaligus petuah. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

Senada dengan hal tersebut, Direktur PT Langgeng Inovasi Teknologi, Archy Renaldy Pratama Nugraha, S.Kom., M.T., menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri. Menurutnya, kolaborasi yang baik dapat membuka peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktis, pelatihan, serta fasilitas yang mendukung peningkatan kompetensi sebelum memasuki dunia profesional.

Sambutan Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Dr. Hj. Erianti Siska Purnamasari, S.Si., M.Si. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

Sementara itu, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Dr. Hj. Erianti Siska Purnamasari, S.Si., M.Si., menyampaikan bahwa Artificial Intelligence merupakan teknologi yang dapat meningkatkan efektivitas dan produktivitas manusia. Namun demikian, AI tidak dapat sepenuhnya menggantikan peran manusia karena kemampuan berpikir kritis, kreativitas, empati, dan etika tetap menjadi faktor utama dalam menghadapi era transformasi digital.

Memasuki sesi inti, pemaparan materi dipandu oleh moderator dengan menghadirkan tiga narasumber inspiratif.

Narasumber pertama, Jimmy Hendrix, S.T., M.Kom., membawakan materi berjudul “The AI Gold Rush: Identifying Market Opportunities & Business Strategy.” Dalam pemaparannya, beliau membagikan perjalanan kariernya yang dimulai sebagai sales perangkat lunak rumah sakit pada tahun 2004 hingga berhasil membangun bisnis klinik kecantikan pada tahun 2018.

Pemaparan materi oleh narasumber pertama. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

Beliau menjelaskan bahwa konsep Artificial Intelligence sebenarnya telah berkembang sejak tahun 1980-an, namun mengalami percepatan signifikan seiring kemajuan teknologi komputasi dan ketersediaan data. Ia juga memperkenalkan beberapa contoh penerapan AI, seperti SinyalHub, platform analisis peluang investasi saham, dan Medvi, layanan telehealth berbasis teknologi digital yang mempermudah akses kesehatan masyarakat.

Menurutnya, AI bukan hanya sekadar tren teknologi, tetapi juga peluang besar bagi para pelaku usaha untuk menciptakan solusi inovatif yang mampu menjawab berbagai permasalahan di masyarakat.

Pemaparan materi oleh narasumber kedua. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

Materi selanjutnya disampaikan oleh Andy Prakoso, S.Kom. dari PT Aluesa Global Digital. Berbeda dengan pembahasan sebelumnya yang berfokus pada peluang bisnis, Andy lebih menyoroti pemanfaatan AI dalam operasional perusahaan. Ia menjelaskan bagaimana teknologi berbasis GPT dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi kerja, serta mendukung proses pengambilan keputusan di berbagai sektor industri.

Pada sesi diskusi dan tanya jawab, para narasumber menekankan bahwa langkah awal dalam membangun bisnis di era AI adalah memahami permasalahan yang benar-benar dikuasai dan mampu menawarkan solusi yang tepat. Mereka juga mengingatkan peserta agar tidak sekadar mengikuti tren teknologi, melainkan melakukan analisis terhadap kebutuhan pasar sehingga bisnis yang dibangun memiliki nilai, manfaat, dan keberlanjutan.

Momen ketika peserta mengajukan pertanyaan pada sesi tanya jawab. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

Sebagai penutup, Unggul Yoga Ananta, CEO & Founder PT OlahKasa, menyampaikan materi bertajuk “Pemanfaatan AI untuk Produktivitas Bisnis.” Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa AI dapat dimanfaatkan untuk mengotomatisasi berbagai pekerjaan, mempercepat pengolahan data, serta membantu proses pengambilan keputusan secara lebih efektif dan efisien.

Melalui kegiatan kuliah umum ini, para peserta memperoleh wawasan yang komprehensif mengenai perkembangan Artificial Intelligence, mulai dari identifikasi peluang bisnis, strategi menghadapi era digital, hingga implementasi AI dalam meningkatkan produktivitas perusahaan.

Penyerahan piagam kepada narasumber oleh ketua pelaksana. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

Sesi foto bersama seluruh panitia acara. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi, meningkatkan daya saing, serta memanfaatkan Artificial Intelligence secara bijak sebagai alat pendukung dalam menciptakan inovasi dan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat di era transformasi digital.
-
Penulis : Tia Nisa Nurbaiti | Administrasi Bisnis (2024).
Penyunting: Juhariah | Ilmu Komunikasi (2024).
 

KSR PMI IWU Adakan Skrining Kesehatan Gratis dengan Tema "Body Awareness : Kenali Dirimu, Start Healthy"

Potret kebersamaan antara KSR PMI IWU dan UPTD Puskesmas Pasir Kaliki. (Sumber: Dokunentasi Timred IWU).

Bandung - Kamis, 16 Juli 2026, KSR PMI International Women University telah mengadakan kegiatan skrining kesehatan dengan mengusung tema "Body Awareness : Kenali Dirimu: Start Healthy!" yang berlokasi di kampus 1 IWU.

Acara dimulai dengan registrasi peserta sebagai tahap awal persyaratan yang tidak hanya didominasi kalangan mahasiswa, melainkan para dosen pun turut berpartisipasi pada kegiatan tersebut. Partisipan yang telah mendaftarkan diri, lalu diminta mengantre demi mematuhi prosedur agar kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar. Menariknya, mahasiswa semester akhir yang sedang sidang skripsi pun turut mengantre dengan tertib meski pun sembari kejar-kejaran dengan jadwal sidangnya. 

Momen peserta melakukan registrasi awal. (Sumber: Dokunentasi Timred IWU).

Mengetahui kondisi yang ramai dipenuhi oleh antusias partisipan pada kegiatan tersebut, KSR PMI tak tinggal diam. Mereka sembari berjualan camilan ringan di depan pintu masuk. Strategi cerdas itu dilakukan guna mendorong peningkatan pendapatan yang nantinya akan disalurkan ke kas KSR PMI. 

Pengukuran tinggi badan peserta. (Sumber: Dokunentasi Timred IWU).

Setelah setia menunggu antrean, satu persatu peserta diminta masuk ke ruangan pertama untuk dilakukannya berbagai pemeriksaan, mulai dari pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar pinggang dan tensi tekanan darah. Tak hanya itu, setelahnya mereka dialihkan ke ruangan kedua untuk mengikuti tahapan pemeriksaan gigi, cek kadar gula darah dan pemeriksaan telinga. 

Momen konsultasi dan cek kesehatan oleh tenaga kesehatan dari UPTD Puskesmas Pasir Kaliki. (Sumber: Dokunentasi Timred IWU).

Para tenaga kesehatan yang ramah dan telaten, dibantu oleh segelintir panitia dari KSR PMI IWU yang cekatan, menjadi alasan para peserta merasa aman dan nyaman. Kesan baik ini tentunya menjadi penanda bahwa kegiatan tersebut berjalan lancar sehingga mendapati respon yang sangat positif dari para peserta, maupun civitas akademik kampus.

Sesi penyerahan piagam kepada pihak UPTD Puskesmas Pasir Kaliki. (Sumber: Dokunentasi Timred IWU).

Acara ditutup dengan pemberian sertifikat kepada UPTD Puskesmas Pasir Kalilki sebagai bentuk apresiasi berharga, karena telah berdedikasi dan bekerja sama dengan KSR PMI IWU dalam kegiatan Skrining Kesehatan tersebut. Terakhir, panitia dan para tenaga kesehatan dari UPTD Puskesmas Pasir Kaliki melakukan sesi pengabadian momen bersama.

-

Penulis: Siti Fauziah | Program Studi Ilmu Komunikasi (2024)

Penyunting: Juhariah | Program Studi Ilmu Komunikasi (2024)

Selasa, 14 Juli 2026

HIMA IF dan Tim Redaksi Perkuat Kolaborasi melalui Rapat Koordinasi dan Penandatanganan MoU

Foto bersama antara HIMA IF dan Tim Redasi IWU sebagai tanda awal terjalinnya kolaborasi. (Sumber: Dokumentasi Tim Redaksi IWU).

Bandung – Himpunan Mahasiswa Informatika (HIMA IF) bersama Tim Redaksi (Timred), International Women University, telah menggelar rapat koordinasi intensif pada Kamis, 25 Juni 2026, di Kampus V IWU, Bandung. 

Pertemuan yang dihadiri oleh masing-masing perwakilan dari HIMA IF dan Timred ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar organisasi sekaligus membahas pengembangan infrastruktur website yang akan menjadi media informasi bersama.

Pembacaan MoU oleh Humas dari Divisi RMI Timred IWU. (Sumber: Dokumentasi Tim Redaksi IWU).

Rapat tersebut berfokus pada evaluasi aspek teknis website, mulai dari peningkatan performa sistem hingga upaya menjaga stabilitas platform agar mampu memberikan pelayanan informasi yang lebih optimal bagi mahasiswa dan masyarakat luas. Dalam diskusi yang berlangsung, kedua pihak juga melakukan finalisasi Memorandum of Understanding (MoU) sebagai bentuk komitmen kerja sama jangka panjang. Selain itu, paparan Standar Operasional Prosedur (SOP) produksi artikel juga turut sampaikan.

Pemaparan SOP artikel oleh ketua divisi RMI. (Sumber: Dokumentasi Tim Redaksi IWU).

Penandatanganan MoU menjadi momentum penting yang menandai resminya kolaborasi antara HIMA IF dan Tim Redaksi. Melalui kesepakatan ini, kedua organisasi sepakat membentuk kepanitiaan bersama guna mendukung pelaksanaan berbagai program dan pengembangan platform digital secara berkelanjutan.

Selain itu, beberapa langkah optimasi sistem turut dibahas dan dipastikan kesiapan implementasinya. Di antaranya adalah integrasi Google Search Console untuk meningkatkan visibilitas website pada mesin pencari, serta penerapan queue system yang bertujuan menjaga kestabilan akses dan performa website ketika terjadi peningkatan jumlah pengguna.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menghadirkan platform informasi yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, inklusif bagi seluruh pengguna, serta andal dalam menyajikan berbagai informasi yang dibutuhkan. Sinergi antara HIMA IF dan Tim Redaksi menjadi bukti nyata komitmen kedua organisasi dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pengembangan informasi dan komunikasi di lingkungan akademik.

Ketua Timred dan HIMA IF mengabadikan momen dengan menunjukkan MoU yang telah disepakati. (Sumber: Dokumentasi Tim Redaksi IWU).

Dengan semangat kebersamaan, HIMA IF dan Tim Redaksi mengajak seluruh pihak untuk turut mendukung dan mengawal kerja sama ini demi terciptanya ekosistem informasi yang inovatif, responsif, dan berkelanjutan di masa mendatang.

Sabtu, 11 Juli 2026

Sosialisasi Program Kerja Tim Redaksi IWU Tahun 2026: Tumbuhkan Kebersamaan Lewat Diskusi Interaktif

Foto bersama antara pengurus dan anggota Tim Redaksi IWU. (Sumber: Donumentasi Timred IWU).

Bandung – Tim Redaksi (Timred) International Women University (IWU) menggelar kegiatan sosialisasi program kerja kepada seluruh anggota pada Sabtu, 13 Juni 2026, bertempat di Kampus 5 IWU. Kegiatan yang dimulai pukul 09.15 WIB ini bertujuan untuk memperkenalkan struktur kepengurusan serta program kerja setiap divisi kepada anggota.

Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara (MC), kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Tim Redaksi. Dalam sambutannya, ketua menyampaikan pentingnya kerja sama dan komitmen seluruh anggota dalam mendukung keberlangsungan program kerja organisasi.

Pemaparan program kerja divisi Relasi Media Informasi. (Sumber: Donumentasi Timred IWU).

Memasuki agenda inti, peserta diperkenalkan dengan berbagai divisi yang ada di Tim Redaksi, dimulai dari Divisi Koordinator Lapangan (Korlap), Divisi Relasi Media Informasi (RMI), Divisi Ekonomi Kreatif dan Divisi Kreatif Editor. Selain itu, dilakukan pula pengenalan Badan Pengurus Harian (BPH) yang terdiri dari ketua, sekretaris umum I, sekretaris umum II dan bendahara.

Setiap anggota divisi yang dipimpin oleh ketua divisinya masing-masing kemudian memaparkan program kerja yang akan dilaksanakan selama satu periode kepengurusan. Dimulai dari divisi Koordinator Lapangan dengan memaparkan beberapa program kerja divisinya, disertai agenda-agenda lain seperti Kelas Fotografi, Kelas Jurnalistik, dan seputar liputan bulanan.

Setelah pemaparan, peserta diberikan kesempatan untuk mengikuti sesi tanya jawab guna memperoleh pemahaman lebih mendalam mengenai tugas dan program masing-masing divisi. 

Potret pemberian apresiasi kepada peserta yang aktif menjawab pertanyaan. (Sumber: Donumentasi Timred IWU).

Kegiatan paparan dari divisi Koordinator Lapangan, dilanjut pemaparan materi dari Divisi RMI serta sesi diskusi interaktif bersama anggota. Selanjutnya, Divisi Kreatif Editor memperkenalkan struktur divisi, program kerja, serta berbagai agenda yang akan dijalankan ke depan. Tak ketinggalan pula, divisi Ekonomi Kreatif yang disebut-sebut sebagai jantungnya Tim Redaksi, juga turut memaparkan seluruh program kerja divisinya selama periode satu tahun ke depan.

Pemaparan program kerja oleh ketua umum Tim Redaksi IWU. (Sumber: Donumentasi Timred IWU).

Pada sesi berikutnya, ketua Badan Pengurus Harian (BPH) kembali menyampaikan pemaparan program kerja secara menyeluruh dan memimpin diskusi bersama anggota terkait pelaksanaan kegiatan organisasi ke depannya.

Setelah beberapa waktu kegiatan dilaksanakan di gajebo milik Tim Redaksi, tiba-tiba gerimis turun yang mengharuskan seluruh peserta dan pengurus beralih tempat ke ruangan kelas. Di sana, sesi diskusi masih berlanjut. Menariknya, timbal balik dari peserta pun semakin ramai sehingga menciptakan ruang diskusi yang tidak membosankan.

Lebih seru lagi saat adanya perkenalan dari setiap peserta yang hadir guna mempererat keakraban satu sama lain. Alhasil, forum tidak hanya mengutamakan diskusi formal, melainkan mampu menciptakan kebersamaan yang hangat.

Sesi perkenalan anggota Tim Redaksi. (Sumber: Donumentasi Timred IWU).

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh anggota Tim Redaksi dapat memahami peran, tanggung jawab, serta program kerja masing-masing divisi sehingga mampu meningkatkan koordinasi dan kontribusi dalam menjalankan berbagai kegiatan organisasi. Acara kemudian ditutup dengan penuh semangat dan antusias dari seluruh peserta yang hadir.

-

Penulis: Jayusman | Program Studi Administrasi Bisnis (2025).

Editor: Juhariah | Program Studi Ilmu Komunikasi (2024).


Kelas Fotografi Vol. V: Explore the Frame, Menangkap Realitas dan Menghidupkan Cerita Dalam Visual

Peserta Kelas Fotografi sedang memotret objek sebagai bahan praktik. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

Bandung - UKM Tim Redaksi, International Women University (IWU) kembali menyelenggarakan program pengembangan keterampilan mahasiswa melalui Kelas Fotografi Vol. V yang mengusung tema “Explore the Frame: Menangkap Realitas, Menghidupkan Cerita Dalam Visual”. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 20 Juni 2026 di Ruang 202 Kampus 5 IWU ini diikuti oleh 32 peserta yang terdiri atas mahasiswa IWU dan anggota UKM Tim Redaksi.

Jumlah peserta yang hadir melampaui target awal yang tercantum dalam proposal kegiatan, yaitu sebanyak 30 peserta. Pencapaian tersebut menunjukkan tingginya minat mahasiswa terhadap pengembangan keterampilan di bidang fotografi dan produksi konten visual. Jika dibandingkan dengan pelaksanaan Kelas Fotografi Vol. IV yang diikuti oleh 23 peserta, jumlah peserta pada kegiatan kali ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Peserta Kelas Fotografi melakukan registrasi sebelum kelas berlangsung. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

Workshop menghadirkan narasumber profesional, Bapak Anto Purwanto, S.Ds., M.Ds., yang membagikan wawasan dan pengalaman mengenai dunia fotografi sekaligus membimbing peserta dalam sesi praktik secara langsung.

Kegiatan ini diawali dengan briefing panitia, registrasi peserta, serta rangkaian pembukaan yang meliputi sambutan dari ketua pelaksana, penanggung jawab kegiatan, dan Direktorat Kemahasiswaan, Inovasi, dan Kompetisi IWU, Ibu Sintia Catur Sutantri, S.Sos., M.I.Pol. Setelah itu, seluruh peserta, panitia, narasumber, dan pihak kemahasiswaan melaksanakan sesi foto bersama sebelum memasuki agenda utama.

Sesi pemaparan materi seputar fotografi oleh narasumber terpilih. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

Pada sesi pematerian, peserta memperoleh pemahaman mengenai dasar-dasar fotografi, mulai dari pengelolaan ide dan konsep, teknik pengambilan gambar, pengaturan kamera melalui konsep segitiga eksposur, hingga pemahaman berbagai komposisi dan sudut pengambilan gambar yang dapat memperkuat pesan visual dalam sebuah foto.

Selain membahas aspek teknis, narasumber juga memperkenalkan tiga genre fotografi yang menjadi fokus utama dalam kegiatan ini, yaitu Street Photography, Human Interest, dan Event Photography. Melalui materi tersebut, peserta diajak memahami karakteristik, tujuan, serta pendekatan yang berbeda pada masing-masing genre sehingga mampu menghasilkan karya yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki nilai cerita yang kuat.

Setelah sesi pemaparan materi dan diskusi interaktif bersama narasumber, peserta mengikuti praktik fotografi melalui metode pos to pos. Dalam sesi ini, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok dan secara bergantian mengunjungi tiga pos yang telah disiapkan panitia sesuai dengan tema yang dipelajari.

Potret peserta sedang melakukan praktik fotografi di lapangan. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

Pos pertama mengangkat tema Street Photography yang berfokus pada pengambilan gambar aktivitas spontan di ruang publik. Pos kedua bertema Human Interest, yang mengajak peserta menangkap ekspresi, emosi, dan interaksi manusia yang memiliki nilai cerita. Sementara itu, pos ketiga bertema Event Photography, yang melatih kemampuan peserta dalam mendokumentasikan suatu kegiatan secara informatif dan komunikatif.

Melalui praktik tersebut, peserta dapat menerapkan secara langsung teori yang telah dipelajari selama sesi pematerian. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengasah kreativitas, kepekaan terhadap momen, serta kemampuan membangun narasi melalui visual.

Setelah seluruh rangkaian praktik selesai, karya peserta dinilai langsung oleh narasumber berdasarkan aspek teknis, kreativitas, komposisi, dan kesesuaian dengan tema yang diberikan. Berdasarkan hasil penilaian, Kelompok 2 berhasil meraih predikat sebagai kelompok terbaik pada Kelas Fotografi Vol. V.

Pembagian hadiah kepada kelompok yang terpilih. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

Kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian doorprize, pemberian sertifikat kepada narasumber, serta sesi dokumentasi bersama. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari peserta yang mengikuti kegiatan hingga selesai.

Melalui Kelas Fotografi Vol. V, UKM Tim Redaksi IWU tidak hanya memberikan ruang pembelajaran mengenai teknik fotografi, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk lebih peka dalam melihat realitas di sekitarnya dan mengubahnya menjadi karya visual yang bermakna. Kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi wadah pengembangan kreativitas dan kompetensi mahasiswa dalam menghasilkan karya fotografi yang berkualitas, komunikatif, dan memiliki nilai jurnalistik.

Foto Bersama antara narasumber, seluruh peserta dan panitia. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

“Setiap foto menyimpan cerita yang tidak selalu dapat diungkapkan melalui kata-kata. Dengan kepekaan, kreativitas, dan sudut pandang yang tepat, sebuah momen sederhana dapat berubah menjadi karya visual yang mampu menginspirasi banyak orang," tulis Ketua Divisi Koordinator Lapangan Timred IWU, Labibah Putri Budi Widina.

-

Penulis : Labibah Putri Budi Widina | Ilmu Komunikasi (2024).

Penyunting: Juhariah | Ilmu Komunikasi (2024).

Seminar Karya Ilmiah Himpunan Administrasi Bisnis : Relevansi Skripsi dan Jurnal sebagai Tugas Akhir di Era Sekarang

Potret Keseruan di Kegiatan Seminar Himpunan Administrasi Bisnis. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

Bandung, 30 Juni 2026 - Himpunan Administrasi Bisnis menyelenggarakan acara Seminar Karya Ilmiah  dengan tema “Relevansi Skripsi dan Jurnal sebagai Tugas Akhir di Era Sekarang” yang diselenggarakan di aula kampus 5 Internasional Women University. Acara ini bertujuan untuk memberi pengetahuan seputar skripsi dan jurnal, perserta yang menghadiri seminar ini adalah para mahasiswa jurusan administrasi bisnis di kampus iwu.

Sebelum acara dimulai, panitia bergerak cepat menyiapkan segala kebutuhan acara. Mereka memasang dekorasi dengan rapi, menguji sound system, dan menata kursi supaya tiap tamu merasa nyaman. Ketika peserta mulai berdatangan, panitia dengan sigap mengarahkan peserta pada tempat duduk yang telah disiapkan . Kesiapan yang teliti ini menunjukkan bahwa kerja sama dan usaha sungguh-sungguh mampu menghasilkan kelancaran acara.

Sambutan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Bisnis IWU. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

Acara kemudian dibuka dengan sambutan oleh kaprodi Dr. Ali Maddinsyah, S.E., M.M., dan sambutan sekaligus pembuka acara resmi oleh dekan Dr. Wentri Merdiani, S.E., M.M. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pemaparan CV pemateri, yaitu Dr. Ali Maddinsyah, M.M.  

Selanjutnya, memasuki acara inti, Dr. Ali Maddinsyah, M.M. menyampaikan materi mengenai relevansi skripsi dan jurnal sebagai tugas akhir bagi mahasiswa di era sekarang.

Beliau menjelaskan bahwa skripsi dan artikel jurnal tetap relevan sebagai instrumen untuk mengukur capaian pembelajaran dan pembangunan kompetensi seperti berpikir kritis, riset, penulisan ilmiah, komunikasi, kreativitas, dan integritas akademik. Selain itu, Integrasi AI harus diimbangi penguatan etika agar tugas akhir tetap efektif menilai kualitas lulusan.

Sesi pemaparan materi oleh Ketua Prodi Administrasi Bisnis IWU. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

Setelah pemaparan materi, acara dilanjutkan ke sesi tanya jawab. Beberapa mahasiswa mengajukan pertanyaan terkait materi yang disampaikan, salah satunya adalah Nurleli seorang mahasiswa experience, nurleli bertanya mengenai apakah objek penelitian harus disamakan dengan Praktik Lapangan Kerja (PKL) yang diambil.

Sebelum acara benar-benar selesai, Dr. Ali Maddinsyah, M.M. memberikan motivasi kepada para mahasiswa untuk mulai mengembangkan literasi dari sekarang, tidak ada kata terlambat untuk belajar. Setelah itu, dilakukan sharing session dari angkatan tahun 2022 mengenai pengalaman dalam mengerjakan skripsi. Dalam sesi tersebut, disampaikan bahwa skripsi itu tidak sesulit yang dibayangkan oleh banyak orang.

Potret peserta yang hadir pada saat seminar. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, acara pun ditutup dengan baik. Menariknya meskipun seminar telah berakhir, hampir seluruh mahasiswa semester akhir tidak langsung pulang karena menunggu pemateri, Dr. Ali Maddinsyah, M.M. untuk dimintai tanda tangan pada penelitian mereka. 


Penulis: Puji Sri Handayani | Program Studi Ilmu Komunikasi (2025).

Editor: Juhariah | Program Studi Ilmu Komunikasi (2024).

Kelas Public Relations, Ilmu Komunikasi Gelar Seminar KRAMAS : Mahasiswa Diajak Manfaatkan AI Secara Beretika

Bandung – Program Studi Ilmu Komunikasi International Women University (IWU) menyelenggarakan seminar Klinik Riset Mahasiswa (KRAMAS) bertajuk "Surviving Skripsi: Pemanfaatan AI yang Beretika" pada Selasa (30/6/2026) di Kampus 5 IWU, Bandung. 

Seminar ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) secara bijak dan bertanggung jawab dalam proses penyusunan skripsi.

Kegiatan yang berkolaborasi dengan Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) dan menghadirkan salah satu dosen dari Universitas Padjadjaran (Unpad) tersebut dipenuhi keramaian antusiasme peserta. Tidak hanya diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi, dosen kampus IWU juga turut mengikuti seminar tersebut, baik yang mengikuti secara langsung maupun melalui G-meet Room.

Seminar dibuka dengan sambutan dari Rektor International Women University, Prof. Dr. Hj. Dewi Indriani Jusuf, S.E., M.Si., CDMP. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara mahasiswa dan dosen pembimbing agar proses penelitian dapat berjalan secara optimal.

Ketua Senat IWU, Prof. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., M.Pd., turut menyampaikan bahwa perkembangan AI merupakan realitas yang tidak dapat dihindari dalam dunia pendidikan. Menurutnya, mahasiswa perlu mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi tanpa mengabaikan integritas akademik dan orisinalitas dalam menghasilkan karya ilmiah.

Sambutan dari Dr. Atalia Praratya pada kegiatan KRAMAS. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

Sementara itu, Dr. Atalia Praratya mengingatkan bahwa berbagai platform AI, seperti ChatGPT, Gemini, dan Perplexity, dapat membantu mahasiswa memperoleh informasi dengan lebih cepat. Namun, seluruh informasi yang dihasilkan tetap harus diverifikasi karena AI tidak dapat menggantikan pengalaman maupun kepakaran manusia.

Narasumber memberikan pemaparan mengenai pemanfaatan AI secara beretika. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

Memasuki sesi utama, seminar menghadirkan dua narasumber, yakni Vidi Sukmayadi, Ph.D. dan Dr. Ira Mirawati, M.Si., yang dimoderatori oleh Ilona Annisa Ristiani, M.I.Kom. Dalam pemaparannya, Vidi Sukmayadi menegaskan bahwa AI seharusnya dimanfaatkan sebagai idea generator, bukan skripsi maker.

Menurutnya, AI dapat digunakan untuk membantu menemukan ide penelitian, menyusun kerangka skripsi, merangkum literatur, memperbaiki tata bahasa, hingga membantu analisis awal data. Sebaliknya, penggunaan AI untuk menulis keseluruhan skripsi, membuat data fiktif, atau menggantikan kemampuan berpikir kritis mahasiswa merupakan tindakan yang tidak dibenarkan.

Pada sesi berikutnya, Dr. Ira Mirawati memperkenalkan berbagai platform AI yang dapat mendukung proses penelitian, di antaranya Perplexity, ChatPDF, SciSpace, Elicit, Consensus, Google Scholar, dan Copilot. Ia menjelaskan bahwa setiap platform memiliki fungsi yang berbeda sehingga mahasiswa perlu memahami cara memanfaatkannya sesuai kebutuhan.

Sesi diskusi interaktif bersama para narasumber. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

Selain penyampaian materi, seminar juga diisi dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab. Peserta aktif mengajukan berbagai pertanyaan mengenai etika penggunaan AI dalam dunia akademik, mulai dari dampaknya terhadap kemampuan berpikir hingga penerapan AI dalam penyusunan skripsi. Narasumber menjawab seluruh pertanyaan berdasarkan data dan pengalaman akademik sehingga mudah dipahami oleh peserta.

Peserta aktif berpartisipasi dalam kegiatan seminar. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

Melalui penyelenggaraan Seminar KRAMAS, IWU berharap mahasiswa mampu memanfaatkan perkembangan teknologi AI secara bijaksana sebagai pendukung proses penelitian, tanpa mengurangi kejujuran akademik, kemampuan berpikir kritis, serta tanggung jawab dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas.

Penulis: Juhariah | Program Studi Ilmu Komunikasi (2024).
Editor: Penulis: Juhariah | Program Studi Ilmu Komunikasi (2024).

UKM Perisai Diri IWU Raih Juara Umum III di Ajang Perisai Diri Bandung Champions 2026

Briefing dan evaluasi tim Perisai Diri sebelum melanjutkan rangkaian kegiatan kejuaraan. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).

Bandung, 27 Juni 2026 – UKM Perisai Diri Internasional Women University (IWU) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara Umum III dalam ajang Perisai Diri Bandung Champions 2026 yang diselenggarakan pada hari Sabtu dan Minggu, tepatnya tanggal 27 sampai 28 Juni 2026 di GOR KONI Bandung. 
 
Perisai Diri Bandung Champions merupakan kejuaraan tahunan yang rutin diselenggarakan bagi atlet Perisai Diri. Di Kota Bandung, kegiatan ini dikenal dengan sebutan Hajat Lembur. Tahun ini, kejuaraan diikuti oleh puluhan kontingen dari berbagai daerah, bahkan terdapat kontingen yang datang dari Surabaya. Pertandingan juga diikuti oleh lebih dari 300 atlet pada kategori tanding sehingga persaingan berlangsung dengan sangat kompetitif. 
 
Dalam kejuaraan tersebut, UKM Perisai Diri IWU mengirimkan sepuluh atlet yang terdiri atas delapan atlet kategori tanding (fight) dan dua atlet kategori serang hindar. Seluruh atlet menjalani persiapan selama kurang lebih satu setengah bulan dengan jadwal latihan yang hampir dilaksanakan setiap hari. 
 
Di sela-sela pertandingan, kami berkesempatan mewawancarai salah satu official sekaligus pelatih pendamping atlet, Mochamad Zidan A. Menurutnya, hasil pertandingan bukanlah tujuan utama yang ditekankan kepada para atlet. 
 
”Harapan kami, datang selamat, pulang juga selamat. Untuk masalah menang atau menjadi juara, itu adalah bonus dari hasil latihan yang sudah mereka jalani.” 

Kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil. Kontingen UKM Perisai Diri IWU berhasil membawa pulang 2 medali emas, 7 medali perak, dan 1 medali perunggu, sekaligus mengantarkan IWU meraih predikat Juara Umum III. 
 
Dua medali emas diraih oleh Salma Alpha Azizah (Ilmu Komunikasi 2025) dan Anisa Ariandini (Ilmu Komunikasi 2025). Medali perak diraih oleh Riana Siti Nurlia, Rizal Muhammad Fahrurozi (Hubungan Internasional 2024), Nurul Aini Fadilah (Hubungan Internasional 2023), Fariz Habib Nurrachman (Administrasi Bisnis 2020), Rio Hadi Pangestu (Hubungan Internasional 2025), Firda Denisa Putri (Ilmu Komunikasi 2023), dan Eyckman Ghani Johar Awal (Desain Komunikasi Visual 2025).

Sementara itu, medali perunggu berhasil diraih oleh Lulu Mariatus Soliah dari Program Studi Administrasi Bisnis angkatan 2025. 

Momen kebersamaan Tim Perisai Diri IWU. (Sumber: Dokumentasi Timred IWU).
 
Prestasi ini menjadi bukti bahwa kerja keras, kedisiplinan, dan semangat juang para atlet mampu menghasilkan  pencapaian  yang  membanggakan.  Diharapkan  keberhasilan  ini  dapat  menjadi motivasi bagi seluruh anggota UKM Perisai Diri IWU untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama kampus di berbagai kejuaraan berikutnya.

Penulis: Isthifa Hasna Ramadhanti | Prodi Ilmu Komunikasi (2024).
Editor: Juhariah | Prodi Ilmu Komunikasi (2024).