Jumat, 15 Mei 2026

Rangkaian Kegiatan Diklatsar IV UKM Ancala Smara Adventure (2026)

Dokumentasi Rangkaian Kegiatan Diklatsar IV UKM Ancala Smara Adventure 2026 (TimRed).

Bandung, 1 Mei 2026 – UKM Tim Redaksi (TimRed). 

Hari yang dinanti akhirnya tiba. Jumat, 1 Mei 2026, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Ancala Smara Adventure resmi memulai rangkaian kegiatan DIKLATSAR IV. 

Kegiatan resmi dilaksanakan di kawasan Cikahuripan, Lembang, Kab. Bandung Barat, selama tiga hari berturut-turut dengan mengusung tema "Mengukir Integritas, Menempa Tangguh, Melestarikan Marwah Alam". Ini merupakan kegiatan yang mengharuskan para peserta siap secara fisik dan mental demi menempuh perjalanan berkilo-kilo meter.

Di hari pertama, ada beberapa serangkaian kegiatan yang dilakukan, tepatnya berlokasi di kampus V IWU.

1. Persiapan Panitia & Registrasi Peserta

Sejak pukul 04.30 WIB, suasana di Kampus V IWU sudah mulai dihadiri oleh panitia dan peserta. Langkah awal dimulai dengan registrasi ulang untuk memastikan seluruh calon anggota hadir dan siap mengikuti instruksi selanjutnya.  

2. Pemeriksaan Barang Bawaan (Packing Check)

Kedisiplinan adalah kunci utama dalam berkegiatan di alam bebas. Panitia melakukan pemeriksaan ketat terhadap barang bawaan peserta. Hal ini dilakukan untuk memastikan standar keamanan terpenuhi dan tidak ada barang terlarang atau beban yang tidak diperlukan terbawa ke medan diklat.

3. Pemeriksaan Kesehatan oleh PMI

Keamanan peserta adalah prioritas nomor satu. Sebelum diberangkatkan, seluruh peserta wajib menjalani pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh tim PMI. Pengecekan ini memastikan setiap anggota dalam kondisi vit untuk menghadapi cuaca dan medan di Lembang.

4. Upacara Pembukaan DIKLATSAR IV

Pembukaan upacara Diklatsar IV Ancala Smara Adventure ini dibuka oleh pemimpin barisan, lalu dialihkan kepada pemimpin upacara dan pembina upacara memasuki lapangan upacara. Setelah laporan dari pemimpin upacara, lalu menyanyi lagu Indonesia Raya. 

Amanat disampaikan oleh Ibu Sintia Catur selaku pembina upacara. "Untuk yang berangkat hari ini, semoga bisa melahirkan dan menghidupkan kembali mapala asa ini, karna sebetulnya peminatnya banyak tapi mungkin kurang terlihat dari segi segala kegiatannya, ya," kata beliau. "Ketika pelatihan itu manfaatkan agar bisa terlihat oleh mahasiswa agar keberadaan Mapala Asa dilihat dan makin banyak peminatnya," pesannya. 

"Selamat berkegiatan sampai hari minggu nanti, jangan lupa berdoa, jangan lupa komunikasi satu sama lain, dan ntuk hari minggu InsyaAllah saya akan hadir untuk penutupan. Dengan ini pembukaan diklatsar IV saya buka," sambungnya dengan semangat.

Acara selanjutnya adalah pembacaan doa oleh salah satu panitia mapala sebagai tanda penutupan upacara. Tak lupa di akhir acara dilakukan sesi pemotretan bersama panitia, Ibu Sintia Catur, dan seluruh anggota yang mengikuti kegiatan diklatsar.

Suasana khidmat menyelimuti Kampus 5 saat upacara pembukaan berlangsung. Prosesi ini menjadi simbol peresmian dimulainya perjuangan para peserta untuk menjadi bagian dari keluarga besar Ancala Smara Adventure periode 2026-2027.  

5. Keberangkatan Menuju Cikahuripan Lembang

Tepat setelah rangkaian upacara selesai, para peserta dimobilisasi menuju lokasi diklat di Cikahuripan, Lembang, Kab. Bandung Barat dengan menggunakan transportasi angkutan umum sederhana, yakni mobil Angkot. Meski menggunakan angkutan umum, semangat dan nyanyian motivasi tetap membara di sepanjang perjalanan.

Dokumentasi Rangkaian Kegiatan Diklatsar IV UKM Ancala Smara Adventure 2026 (TimRed).

Sesampainya di Cikahuripan, Lembang, pada pukul 10:40 WIB, mereka tidak langsung menuju ke area camp Leuweung Tiis, melainkan beristirahat sejenak sekaligus melakukan persiapan untuk salat Jumat. Kemudian, materi tentang navigasi darat pun diberikan oleh panitia. Tujuannya, untuk membekali seseorang dengan kemampuan menentukan posisi, membaca medan, dan merencanakan rute perjalanan dengan aman. 

Dokumentasi Rangkaian Kegiatan Diklatsar IV UKM Ancala Smara Adventure 2026 (TimRed).

Setelah dibekali materi dasar, peserta melakukan perjalanan menuju area camp tanpa menggunaian kendaraan apapun alias berjalan kaki. Namun, di tengah perjalanan, cuaca cerah berubah menjadi mendung, dan pada akhirnya hujan turun dengan deras.

Peserta pun terpaksa menunggu sampai hujan reda dan kembali melanjutkan perjalanannya pada pukul 16:00 WIB. Perjalan dimulai dari melewati pemukiman warga, selanjutnya masuk ke area hutan dan pegunungan. Pada kondisi tersebut, semua peserta saling bantu dan menguatkan satu sama lain.

Meski menempuh jarak jauh, disertai medan yang cukup ekstrem, cuaca yang dingin, dan kondisi alam yang lembap akibat gerimis, para peserta tetap antusias menjalaninya. Perjalanan yang dilalui memakan waktu berjam-jam, hingga sampailah di area yang dituju pada pukul 21:20 WIB. 

Sebelum beristirahat, beberapa peserta diminta membuat flysheet terlebih dahulu untuk tempat tidur mereka, dan sisanya memasak untuk makan malam bersama. Ketika pemasangan flysheet dan memasak telah selesai dilakukan, tibalah saatnya untuk makan bersama dengan lauk pauk dan nasi seadanya. Memasuki sekitar pukul 11 malam, semua peserta diwajibkan beristirahat dan tidur sebagai bagian dari persiapan untuk kegiatan di esok hari.

Pada waktu subuh, para peserta menunaikan salat subuh dan dilanjut senam pagi setelahnya. Tak lupa, sebelum berkegiatan, mereka sarapan bersama-sama. Kegiatan selanjutnya di hari kedua acara adalah membongkar flysheet mereka satu persatu, lalu membersihkan area camp. Memasuki kegiatan inti, peserta pun diberi materi tentang BIVAK, yakni tempat berlindung sementara (darurat) di alam bebas. Selanjutnya, peserta diminta mempraktekkannya. 

Dokumentasi Rangkaian Kegiatan Diklatsar IV UKM Ancala Smara Adventure 2026 (TimRed).

Materi kedua adalah tentang SURVIVAL, yakni kemampuan atau tindakan bertahan hidup dalam kondisi darurat, berbahaya, atau di alam bebas dengan segala keterbatasan sumber daya, sebelum mendapat pertolongan atau menemukan jalan keluar.

Kali ini perakteknya adalah mencari makanan yang tersedia di alam bebas, dan tentunya harus aman untuk dimakan manusia. Praktek ini dilakukan sebagai pelatihan bertahan hidup di alam bebas.

Pukul 19:30 WIB, peserta mengikuti kegiatan yang sangat seru sekaligus menegangkan, yakni Jurit Malam dengan melawati 5 pos yang sudah ditentukan panitia. Setiap pos yang dilalui berisi pertanyaan dari materi yang telah dipelajari sebelumnya. 

Tak terlewatkan juga acara sharing session yang dilaksanakan dengan penuh suka, canda, dan tawa. Acara tersebut berakhir pada pukul 23:30 WIB.

Dokumentasi Rangkaian Kegiatan Diklatsar IV UKM Ancala Smara Adventure 2026 (TimRed).

Berlanjut ke hari berikutnya, peserta melakukan summit attack, yaitu tahap akhir perjalanan saat para pendaki berjalan dari camp terakhir menuju titik tertinggi atau puncak gunung dengan membuat jalur pendakian baru. Hal menarik lainnya adalah raktek SAR, yaitu praktek pencarian orang yang tersesat di gunung atau alam lainnya. 

Tibalah di penghujung kegiatan, peserta kembali ke lokasi camp untuk melaksanakan apel sebelum pulang yang tentunya dilaksanakan dengan serius meski dengan sisa tenaga yang sudah menipis. Menjelang sore, seluruh panitia dan peserta berkemas dan kembali ke kampus V IWU dengan iringan yel-yel. 

Setibanya di kampus, mereka pun disambut hangat oleh beberapa ORMAWA lain yang telah menunggu kedatangannya. Lalu, upacara penutupan dilaksanakan secara khidmat dan lancar. Ibu Sintia Catur kembali menjadi pembina upacara, dan memberi amanat dan mengucapkan terima kasih kepada para peserta, panitia, dan ORMAWA lainnya. Evaluasi dan apresiasi ikut disampaikan. 

Dokumentasi Rangkaian Kegiatan Diklatsar IV UKM Ancala Smara Adventure 2026 (TimRed).

Di penghujung upacara, terdapat sesi pemberian syal kepada para peserta sebagai tanda pengukuhan bagi mereka sekaligus apresiasi karena telah mengikuti ujian kegiatan selama tiga hari. Selain apresiasi dari dosen dan panitia, para anggota ORMAWA yang hadir juga turut memberikan ucapan selamat sebagai bentuk apresiasi dan dukungan.

Terakhir, tentunya sesi foto bersama antara panitia, peserta dan lainnya sebagai bentuk kenangan-kenangan karena telah berjuang sampai akhir.

Penulis: Siti Fauziah & Muhamad Putra Fajar.

Editor: Juhariah.


IWU Raih Juara 2 dalam Debat HI di Pasundan Language & Literature Summit 2026

Dokumentasi Debat HI di Pasundan Language & Literature Summit 2026 (TimRed).

Bandung, 30 April 2026 – UKM Tim Redaksi (TimRed). Internasional Women University (IWU) turut melakukan peliputan dalam ajang debat mahasiswa yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMHI) FISIP Universitas Pasundan (UNPAS). 

Kegiatan ini merupakan bagian dari Pasundan Language & Literature Summit 2026 yang mengangkat isu keamanan siber dan dinamika kekuatan global di era digital. 
 
Bertempat di Aula Suradiredja FISIP UNPAS, kompetisi debat diikuti oleh tiga tim dari UNPAS dan satu tim dari IWU yang diberi nama Numire on Fire, terdiri dari Rega Erlangga J.R., Nuri Nuriyanti, dan Abdullah Azmi Saipuloh. 

Dokumentasi Debat HI di Pasundan Language & Literature Summit 2026 (TimRed).
 
Pada babak penyisihan, tim Numire on Fire berada di posisi kontra dan membahas isu ketimpangan kapasitas  siber  antara  negara  maju  dan  berkembang.  

Melalui  argumen  yang  menekankan pentingnya  kerja  sama  internasional  serta  interdependensi  antarnegara,  tim  Numire  on  Fire berhasil melaju ke babak final dengan selisih 7 poin. 
 
Di babak final, tim Numire on Fire berada di posisi pro dengan mosi terkait dominasi negara maju dalam perkembangan keamanan siber. 

Tim Numire on Fire menyoroti bahwa dominasi tersebut tidak selalu mencerminkan inovasi, melainkan juga dapat memperlebar kesenjangan global. 
 
Hasil akhir menunjukkan perolehan nilai yang sama, yaitu 58 poin antara tim IWU dan UNPAS. Namun, kemenangan akhirnya ditentukan berdasarkan efisiensi waktu penyampaian argumen. 

Tim IWU masih memiliki sisa waktu 8 menit, sedangkan tim UNPAS hanya menyisakan 1 menit, sehingga UNPAS dinyatakan sebagai juara pertama dan IWU meraih posisi juara kedua. 

 Meskipun demikian, pencapaian ini menunjukkan kemampuan delegasi IWU dalam menyusun argumen yang kuat dan bersaing secara kompetitif dalam forum akademik lintas kampus. 

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis serta memahami isu global, khususnya dalam bidang keamanan siber

Penulis: Isthifa Hasna Ramadhanti

LDKI UKM UKI 2025: Mencetak Pemimpin Unggul berlandaskan Nilai Islam dan Siap Berdakwah di Era Digital


LDKI UKM UKI 2025: Mencetak Pemimpin Unggul berlandaskan Nilai Islam dan Siap Berdakwah di Era Digital

Pada hari Minggu, 21 Desember 2025, UKM Unit Kerohanian Islam (UKI) menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Islami (LDKI) Vol.II Digi-Adab Leader 4.0 dengan tema kegiatan “Melahirkan Pemimpin Islam yang Adaptif, Beradab, Berilmu, dan Berdampak Positif di Era DigitaL. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula kampus 5 International Women University (IWU) dengan dihadiri oleh 53 anggota.

LDKI ini merupakan bagian dari program kerja Divisi Pengembangan Sumber daya Manusia (PSDM) UKI yang bertujuan memberikan pembekalan kepemimpinan serta mempersiapkan proses kaderisasi guna melahirkan pengurus yang siap melanjutkan di periode berikutnya. 

Sejak pukul 07.10 WIB, kegiatan ini di mulai dari pengoordinasian dan pengecekan kelengkapan peserta. Peserta diharuskan mengenakan pakaian serba hitam, menggunakan name tag yang telah dibuat, dan berbaris dengan kelompok yang sudah ditentukan. Acara resmi akhirnya dibuka pada pukul 08.12 WIB oleh MC yaitu Rahmawati Lamabalawa dan dan Mugi Rizkia Rizal. Dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan dari Ketua Pelaksana yaitu Dira Alma Laysani, Wakil Ketua UKI yaitu Haeril Zaky Permana, dan sambutan sekaligus pembukaan simbolis oleh Ketua Umum yaitu Rizal Maulana. 

Sebelum masuk ke acara inti, peserta diperkenalkan terlebih dahulu dengan kepengurusan Kabinet Prana Satya Ananda sebagai pengurus yang sedang menjabat pada periode ini tahun 2025-2026.

Acara selanjutnya memasuki acara inti dengan di awali oleh sesi sambutan dan pematerian pertama tentang Satgas PPKPT dari kemahasiswaan IWU yaitu Ibu Sintia Catur Sutantri, S.Sos., M.I.Pol., dalam sambutan dan pemateriannya beliau menyampaikan pentingnya menjaga adab dalam berorganisasi. Beliau juga menegaskan bahwa UKI membutuhkan pemimpin-pemimpin yang unggul mampu menjaga etika pergaulan, menghindari segala bentuk kekerasan maupun tindakan yang melanggar batas dalam kehidupan sehari-hari terutama organisasi.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Sarah Ayu, S.S atau sering dipanggil teh Sarahe yang merupakan pematerian kedua membahas tentang adab dan ilmu seorang muslim dalam berorganisasi. Beliau menjelaskan bahwa adab dan akhlak memiliki makna yang berbeda, di mana akhlak lahir dari keimanan dan kedekatan kepada Allah SWT. Peserta diajak untuk menanamkan sikap beradab sejak dini, karena apa yang ditanam hari ini akan dituai di masa depan. 

Kemudian, dilanjutkan dengan sambutan dari Pembina UKM UKI sekaligus mengisi pematerian ketiga yaitu kepemimpinan dalam perspektif Islam disampaikan oleh Bapak Toteng Suhara, S.Ag., M.Sos., yang menekankan pentingnya nilai dan budaya kerja dalam menjalankan roda organisasi. Setelah pematerian ini selesai, peserta diajak untuk ice breaking agar tidak bosan denga mengantuk dalam menghadiri acara ini.

Sesi berikutnya pematerian ke empat sebagai akhir dari pembinaan materi ini yaitu penyampaian materi public speaking dan komunikasi efektif di era digital oleh Ibu Sri Wahyuni, S.Pd., M.Si., beliau menegaskan bahwa seorang pemimpin harus mampu menyampaikan gagasan secara terarah dan bijak di era digital yang semakin mudah dan cepat ini.

Setelah proses pematerian selesai, Peserta melakukan isoma, lalu dilanjutkan dengan kegiatan pembelajaran interaktif melalui sistem pos-to-pos. Pos 1 “Warung Organisasi” mengajak peserta untuk siap bergabung dalam kepengurusan 2026–2027, Pos 2 “Review Materi” mengulas kembali keempat pematerian yang disampaikan oleh keekmpat narasumber, Pos 3 “Problem Solving” melatih kemampuan analisis melalui studi kasus yang dituangkan dalam karya kreatif, serta Pos 4“Challenge Labirin” yang menguji kekompakan tim dengan cara yang strategis. Kegiatan Pos to pos ini dilakukan selama 10 menit di setiap kelompoknya dan di setiap posnya

Suasana semakin meriah saat pembagian penghargaan, di antaranya Juara kaligrafi dimenangkan oleh Juara 1 Salwa Fadillah, Juara 2 Jeslin, Juara 3 Risda Noviyanti. Pemenang conten creator terbaik oleh kelompok 1. pemenang kelompok terbaik di LDKI diraih oleh kelompok 7. Pemenang yel-yel terkompak di LDKI oleh kelompok 1. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi dari Program kerja Divisi PSDM UKI yaitu Kalighrafi, Conten Creator, dan LDKI agar terus bersemangat dan berpartisipasi aktif.

Acara segera selesai, selanjutnya dilakukan pelantikan simbolis anggota baru yang diwakili oleh Syauqi Rizki Fani dan Riska Noviyanti sebagai penanda kesiapan mereka menjadi bagian penggerak dakwah UKI. Kegiatan ini ditutup pada pukul 15.10 WIB dengan sesi berdoa dan sesi foto bersama, dilanjutkan dengan halal bihalal antaranggota dan pengurus. Melalui LDKI ini, diharapkan seluruh peserta mampu menjadi pribadi yang beradab, berakhlak, serta memiliki jiwa kepemimpinan islami yang kuat demi kemajuan UKM UKI di masa mendatang.


Penulis : Dira Alma Laysani

Editor : UKM Tim Redaksi IWU

Pict sc : UKM Tim Redaksi IWU