Bandung, 1 Mei 2026 – UKM Tim Redaksi (TimRed).
Hari yang dinanti akhirnya tiba. Jumat, 1 Mei 2026, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Ancala Smara Adventure resmi memulai rangkaian kegiatan DIKLATSAR IV.
Kegiatan resmi dilaksanakan di kawasan Cikahuripan, Lembang, Kab. Bandung Barat, selama tiga hari berturut-turut dengan mengusung tema "Mengukir Integritas, Menempa Tangguh, Melestarikan Marwah Alam". Ini merupakan kegiatan yang mengharuskan para peserta siap secara fisik dan mental demi menempuh perjalanan berkilo-kilo meter.
Di hari pertama, ada beberapa serangkaian kegiatan yang dilakukan, tepatnya berlokasi di kampus V IWU.
1. Persiapan Panitia & Registrasi Peserta
Sejak pukul 04.30 WIB, suasana di Kampus V IWU sudah mulai dihadiri oleh panitia dan peserta. Langkah awal dimulai dengan registrasi ulang untuk memastikan seluruh calon anggota hadir dan siap mengikuti instruksi selanjutnya.
2. Pemeriksaan Barang Bawaan (Packing Check)
Kedisiplinan adalah kunci utama dalam berkegiatan di alam bebas. Panitia melakukan pemeriksaan ketat terhadap barang bawaan peserta. Hal ini dilakukan untuk memastikan standar keamanan terpenuhi dan tidak ada barang terlarang atau beban yang tidak diperlukan terbawa ke medan diklat.
3. Pemeriksaan Kesehatan oleh PMI
Keamanan peserta adalah prioritas nomor satu. Sebelum diberangkatkan, seluruh peserta wajib menjalani pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh tim PMI. Pengecekan ini memastikan setiap anggota dalam kondisi vit untuk menghadapi cuaca dan medan di Lembang.
4. Upacara Pembukaan DIKLATSAR IV
Pembukaan upacara Diklatsar IV Ancala Smara Adventure ini dibuka oleh pemimpin barisan, lalu dialihkan kepada pemimpin upacara dan pembina upacara memasuki lapangan upacara. Setelah laporan dari pemimpin upacara, lalu menyanyi lagu Indonesia Raya.
Amanat disampaikan oleh Ibu Sintia Catur selaku pembina upacara. "Untuk yang berangkat hari ini, semoga bisa melahirkan dan menghidupkan kembali mapala asa ini, karna sebetulnya peminatnya banyak tapi mungkin kurang terlihat dari segi segala kegiatannya, ya," kata beliau. "Ketika pelatihan itu manfaatkan agar bisa terlihat oleh mahasiswa agar keberadaan Mapala Asa dilihat dan makin banyak peminatnya," pesannya.
"Selamat berkegiatan sampai hari minggu nanti, jangan lupa berdoa, jangan lupa komunikasi satu sama lain, dan ntuk hari minggu InsyaAllah saya akan hadir untuk penutupan. Dengan ini pembukaan diklatsar IV saya buka," sambungnya dengan semangat.
Acara selanjutnya adalah pembacaan doa oleh salah satu panitia mapala sebagai tanda penutupan upacara. Tak lupa di akhir acara dilakukan sesi pemotretan bersama panitia, Ibu Sintia Catur, dan seluruh anggota yang mengikuti kegiatan diklatsar.
Suasana khidmat menyelimuti Kampus 5 saat upacara pembukaan berlangsung. Prosesi ini menjadi simbol peresmian dimulainya perjuangan para peserta untuk menjadi bagian dari keluarga besar Ancala Smara Adventure periode 2026-2027.
5. Keberangkatan Menuju Cikahuripan Lembang
Tepat setelah rangkaian upacara selesai, para peserta dimobilisasi menuju lokasi diklat di Cikahuripan, Lembang, Kab. Bandung Barat dengan menggunakan transportasi angkutan umum sederhana, yakni mobil Angkot. Meski menggunakan angkutan umum, semangat dan nyanyian motivasi tetap membara di sepanjang perjalanan.
Dokumentasi Rangkaian Kegiatan Diklatsar IV UKM Ancala Smara Adventure 2026 (TimRed).Sesampainya di Cikahuripan, Lembang, pada pukul 10:40 WIB, mereka tidak langsung menuju ke area camp Leuweung Tiis, melainkan beristirahat sejenak sekaligus melakukan persiapan untuk salat Jumat. Kemudian, materi tentang navigasi darat pun diberikan oleh panitia. Tujuannya, untuk membekali seseorang dengan kemampuan menentukan posisi, membaca medan, dan merencanakan rute perjalanan dengan aman.
Dokumentasi Rangkaian Kegiatan Diklatsar IV UKM Ancala Smara Adventure 2026 (TimRed).Setelah dibekali materi dasar, peserta melakukan perjalanan menuju area camp tanpa menggunaian kendaraan apapun alias berjalan kaki. Namun, di tengah perjalanan, cuaca cerah berubah menjadi mendung, dan pada akhirnya hujan turun dengan deras.
Peserta pun terpaksa menunggu sampai hujan reda dan kembali melanjutkan perjalanannya pada pukul 16:00 WIB. Perjalan dimulai dari melewati pemukiman warga, selanjutnya masuk ke area hutan dan pegunungan. Pada kondisi tersebut, semua peserta saling bantu dan menguatkan satu sama lain.
Meski menempuh jarak jauh, disertai medan yang cukup ekstrem, cuaca yang dingin, dan kondisi alam yang lembap akibat gerimis, para peserta tetap antusias menjalaninya. Perjalanan yang dilalui memakan waktu berjam-jam, hingga sampailah di area yang dituju pada pukul 21:20 WIB.
Sebelum beristirahat, beberapa peserta diminta membuat flysheet terlebih dahulu untuk tempat tidur mereka, dan sisanya memasak untuk makan malam bersama. Ketika pemasangan flysheet dan memasak telah selesai dilakukan, tibalah saatnya untuk makan bersama dengan lauk pauk dan nasi seadanya. Memasuki sekitar pukul 11 malam, semua peserta diwajibkan beristirahat dan tidur sebagai bagian dari persiapan untuk kegiatan di esok hari.
Pada waktu subuh, para peserta menunaikan salat subuh dan dilanjut senam pagi setelahnya. Tak lupa, sebelum berkegiatan, mereka sarapan bersama-sama. Kegiatan selanjutnya di hari kedua acara adalah membongkar flysheet mereka satu persatu, lalu membersihkan area camp. Memasuki kegiatan inti, peserta pun diberi materi tentang BIVAK, yakni tempat berlindung sementara (darurat) di alam bebas. Selanjutnya, peserta diminta mempraktekkannya.
Dokumentasi Rangkaian Kegiatan Diklatsar IV UKM Ancala Smara Adventure 2026 (TimRed).Materi kedua adalah tentang SURVIVAL, yakni kemampuan atau tindakan bertahan hidup dalam kondisi darurat, berbahaya, atau di alam bebas dengan segala keterbatasan sumber daya, sebelum mendapat pertolongan atau menemukan jalan keluar.
Kali ini perakteknya adalah mencari makanan yang tersedia di alam bebas, dan tentunya harus aman untuk dimakan manusia. Praktek ini dilakukan sebagai pelatihan bertahan hidup di alam bebas.
Pukul 19:30 WIB, peserta mengikuti kegiatan yang sangat seru sekaligus menegangkan, yakni Jurit Malam dengan melawati 5 pos yang sudah ditentukan panitia. Setiap pos yang dilalui berisi pertanyaan dari materi yang telah dipelajari sebelumnya.
Tak terlewatkan juga acara sharing session yang dilaksanakan dengan penuh suka, canda, dan tawa. Acara tersebut berakhir pada pukul 23:30 WIB.
Dokumentasi Rangkaian Kegiatan Diklatsar IV UKM Ancala Smara Adventure 2026 (TimRed).Berlanjut ke hari berikutnya, peserta melakukan summit attack, yaitu tahap akhir perjalanan saat para pendaki berjalan dari camp terakhir menuju titik tertinggi atau puncak gunung dengan membuat jalur pendakian baru. Hal menarik lainnya adalah raktek SAR, yaitu praktek pencarian orang yang tersesat di gunung atau alam lainnya.
Tibalah di penghujung kegiatan, peserta kembali ke lokasi camp untuk melaksanakan apel sebelum pulang yang tentunya dilaksanakan dengan serius meski dengan sisa tenaga yang sudah menipis. Menjelang sore, seluruh panitia dan peserta berkemas dan kembali ke kampus V IWU dengan iringan yel-yel.
Setibanya di kampus, mereka pun disambut hangat oleh beberapa ORMAWA lain yang telah menunggu kedatangannya. Lalu, upacara penutupan dilaksanakan secara khidmat dan lancar. Ibu Sintia Catur kembali menjadi pembina upacara, dan memberi amanat dan mengucapkan terima kasih kepada para peserta, panitia, dan ORMAWA lainnya. Evaluasi dan apresiasi ikut disampaikan.
Dokumentasi Rangkaian Kegiatan Diklatsar IV UKM Ancala Smara Adventure 2026 (TimRed).Di penghujung upacara, terdapat sesi pemberian syal kepada para peserta sebagai tanda pengukuhan bagi mereka sekaligus apresiasi karena telah mengikuti ujian kegiatan selama tiga hari. Selain apresiasi dari dosen dan panitia, para anggota ORMAWA yang hadir juga turut memberikan ucapan selamat sebagai bentuk apresiasi dan dukungan.
Terakhir, tentunya sesi foto bersama antara panitia, peserta dan lainnya sebagai bentuk kenangan-kenangan karena telah berjuang sampai akhir.
Penulis: Siti Fauziah & Muhamad Putra Fajar.
Editor: Juhariah.