Kamis, 09 Oktober 2025

PPKMB 2025 : GENERASI MANDIRI, BERDAYA, INKLUSIF, ADAKTIF DAN BERDAMPAK MENCIPTAKAN INDONESIA EMAS 2045

PPKMB 2025 : GENERASI MANDIRI, BERDAYA, INKLUSIF, DAKTIF DAN BERDAMPAK MENCIPTAKAN INDONESIA EMAS 2045
Selasa, 7 Oktober 2025, Hari pertama Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Internasional Women University dengan tema "Generasi Mandiri, Berdaya, Inklusif, Adaptif dan Berdampak Menciptakan Indonesia Emas 2045" . Acara ini menjadi momen penuh semangat sekaligus harapan bagi seluruh mahasiswa baru yang resmi bergabung dalam keluarga besar kampus. Acara ini tidak hanya menjadi ajang perkenalan lingkungan akademik, tetapi juga titik awal pembentukan karakter mahasiswa sebagai insan yang cerdas, kreatif, dan berintegritas.

Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan sidang terbuka senat oleh ketua senat yaitu Prof. Dr. Hj. Umi Narimawat, Dra., S.E., M.Si., M.Pd. yang dihadiri oleh rektor, jajaran pimpinan fakultas, dosen, hingga panitia pelaksana. Selanjutnya pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an oleh Rizal Maulana dari jurusan DKV dan saritilawah yang dibacakan oleh Milda dari jurusan Hubungan Internasional.
Acara dilanjutkan dengan sambutan dari ketua rektor yaitu Prof. Dr. Hj. Dewi Indriani Jusuf, S.E., M.Si., CDMP dan ketua senat. Dalam sambutannya beliau menyampaikan pesan motivasi kepada mahasiswa baru untuk memanfaatkan masa perkuliahan sebaik-baiknya, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam mengembangkan minat, bakat, serta kemampuan berorganisasi.
Setelah pembukaan, mahasiswa diarahkan untuk mengikuti materi pengenalan kampus, yang meliputi sejarah universitas, visi dan misi, struktur organisasi, serta tata tertib akademik. Sesi ini bertujuan agar mahasiswa baru memahami identitas Internasional Women University sekaligus mengetahui aturan-aturan penting yang harus dipatuhi selama menjalani perkuliahan.
Untuk menyemarakkan acara, ditampilkan persembahan tari tradisional Rampag Kendang yang menghadirkan kearifan budaya lokal. Suasana kembali penuh semangat ketika seluruh peserta menyanyikan Mars IWU sebagai simbol kebanggaan terhadap almamater yang disematkan oleh Pasukan Protokoler Simbolis kepada 3 perwakilan mahasiswa lalu disambung dengan pembacaan janji mahasiswa. Lalu dilanjut pemaparan materi mengenai Kehidupan Berbangsa, Bernegara, dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara yang disampaikan oleh Dr. Subagyo Sri Utomo, S.H., M.H. CLI. Dalam pemaparan nya ia menyampaikan kepada mahasiswa untuk tidak hanya menjadi penonton namun juga untuk menjadi penggerak di negara ini. Ada pemateri lain nya yaitu Dr. H. Sonny Salimi, S.ST., M.T. yang menyampaikan materi dengan tema Sampah dan Sinyal : Media Digital Sebagai Penggerak Ekologi Baru.
Setelah penyampaian orasi ilmiah, acara berlanjut dengan penyerahan beasiswa kepada mahasiswa berprestasi. Beasiswa yang diberikan terdiri dari Beasiswa KIPK dan Beasiswa Yayasan sebagai bentuk apresiasi serta dukungan bagi mahasiswa dalam menempuh pendidikan tinggi. Tak hanya itu, penghargaan juga diberikan kepada berbagai pihak yang telah menunjukkan dedikasi dan prestasi. Penghargaan diserahkan kepada mahasiswa berprestasi, dosen berprestasi di tingkat universitas maupun fakultas, pejabat struktural berprestasi, karyawan terbaik, serta tenaga kebersihan (CS) berprestasi. Momen ini menjadi bukti nyata komitmen kampus dalam memberikan penghargaan atas kerja keras dan pencapaian seluruh elemen civitas akademika.
Menjadi salah satu agenda utama juga, Pengenalan Civitas Akademika IWU yang disampaikan oleh ketua senat. Pengenalan civitas akademika yaitu penjelasan mengenai komunitas akademik yang meliputi seluruh warga dalam suatu perguruan tinggi, seperti dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, peneliti, dan pihak lain yang aktif berkontribusi dalam kegiatan pendidikan dan penelitian untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Suasana menjadi lebih hangat dengan persembahan lagu dari pimpinan, disusul penampilan lagu khas daerah bertajuk Karedok Leunca yang semakin menambah semarak kegiatan. Menjelang akhir acara, suasana kembali khidmat dengan pembacaan doa penutup, lalu pimpinan mahasiswa melaporkan bahwa sidang senat telah selesai. Ketua Senat pun secara resmi menutup sidang terbuka PKKMB Internasional Women University 2025. Sebagai penutup rangkaian acara formal, diadakan sesi foto bersama antara anggota senat dengan mahasiswa baru, sebagai bentuk kenangan sekaligus simbol kebersamaan. Setelah itu, anggota senat meninggalkan ruang sidang, dan kegiatan ditutup dengan breaktime sebelum memasuki rangkaian acara selanjutnya

Memasuki sesi kedua PKKMB 2024, acara kembali dibuka oleh MC pada pukul 11.11 WIB. Sesi ini diawali dengan pemaparan mengenai visi, misi, dan budaya International Women University (IWU) yang bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada mahasiswa baru mengenai arah dan identitas kampus. Setelah itu, dilanjutkan dengan Achievement Sharing Session bertajuk Pendidikan Berdampak yang disampaikan oleh Prof. Dr. Hj. Umi Narimawat, Dra., S.E., M.Si., M.Pd. dan Dr. Sri Riani, S.Pd., M.Si dimana mahasiswa berprestasi berbagi pengalaman serta inspirasi untuk memotivasi mahasiswa baru dalam meraih kesuksesan akademik maupun non-akademik.
Pada pukul 11.33 WIB, mahasiswa mendapatkan sosialisasi dari Bank BNI mengenai layanan perbankan yang dapat mendukung kebutuhan finansial mahasiswa selama menempuh pendidikan. Selanjutnya, suasana menjadi lebih serius dengan diskusi panel tentang bahaya narkoba, kekerasan seksual, serta bullying yang akan disampaikan oleh Andreas Darmayadi, P.hD dan Elizabeth Dewi, Ph.D. Materi ini dihadirkan untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga diri serta menciptakan lingkungan kampus yang aman, sehat, dan inklusif. Pada materi kali ini, mahasiswa diberi kesempatan untuk dapat memberikan pertanyaan yang akan dijawab langsung oleh pemateri.
Sesi berikutnya menghadirkan International Affairs Office yang Assoc. Prof. Dr. Inta Budi Setya Nusa, S.E., M.A.K., Cicie Priliant, S.E., M.Ak. dan Yadi M Rohman, S.Si., M.Si. memaparkan berbagai kesempatan akademik di ranah internasional, termasuk program beasiswa fast track bagi mahasiswa berprestasi. Salah satu mahasiswa lulusan dengan program fast track bernama suci memberikan kata-kata motivasi yang sangat berkesan bahwa menjadi mahasiswa harus memiliki dan mengeluarkan keberanian karna saat mengeluarkan keberanian sedikit saja maka dunia akan membuka jalan diluar ekspektasi.

Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan kode etik mahasiswa dan dosen, serta administrasi akademik oleh direktur kemahasiswaan, inovasi dan komeptisi yaitu Sinta Catur Sutantri, S.Sos., M.I.Pol, agar mahasiswa baru lebih memahami hak dan kewajiban mereka selama menempuh studi. Setelah rangkaian materi, mahasiswa diberi waktu istirahat cukup panjang dari pukul 12.28 hingga 13.30 WIB. Kemudian, acara sesi dua ditutup dengan sesi foto bersama, pengumuman-pengumuman penting dari panitia, serta diakhiri dengan pengkondisian pulang dan operasi semut sebagai bentuk kebersamaan dan tanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan kampus.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan hari pertama, PKKMB 2025 sukses memberikan pengalaman yang berkesan bagi mahasiswa baru. Mereka tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan akademik dan budaya kampus, tetapi juga dibekali wawasan kebangsaan, etika, serta nilai-nilai penting untuk membentuk karakter mahasiswa yang unggul dan berdaya saing.

Penulis : Desti Dahab Mar’ati
Editor : UKM Tim Redaksi IWU
Pict sc : UKM Tim Redaksi IWU